Bagaimana Keadaan Sosial Budaya di Negara Vietnam

Bagaimana Keadaan Sosial Budaya di Negara Vietnam

Vietnam adalah salah satu negara di Asia Tenggara yang memiliki kekayaan sosial budaya yang menarik untuk diketahui. Negara ini memiliki sejarah yang panjang dan berliku, mulai dari masa penjajahan oleh Prancis, perang saudara, hingga pembangunan ekonomi dan politik di era modern. Vietnam juga memiliki keragaman etnis, agama, dan tradisi yang mencerminkan identitas bangsanya.

Etnis dan Agama

Menurut data sensus tahun 2019, penduduk Vietnam berjumlah sekitar 96,5 juta jiwa. Mayoritas penduduk adalah etnis Kinh (Viet) yang mencapai 85,7%, sedangkan sisanya adalah etnis minoritas seperti Tay, Thai, Muong, Khmer, Hmong, Nung, dan lain-lain. Etnis minoritas ini umumnya tinggal di daerah pegunungan atau pedesaan dan memiliki bahasa, budaya, dan adat istiadat yang berbeda dengan etnis Kinh.

Vietnam juga mengakui keberagaman agama dalam masyarakatnya. Agama terbesar di Vietnam adalah Buddha (16,4%), diikuti oleh Katolik (6,8%), Hoa Hao (1,7%), Cao Dai (0,9%), Protestan (0,9%), dan Islam (0,1%). Selain itu, ada juga sebagian besar penduduk yang tidak beragama atau mengikuti agama tradisional Vietnam yang bersifat sinkretis dan animis.

Budaya dan Tradisi

Budaya Vietnam sangat dipengaruhi oleh negara tetangganya, terutama Cina yang pernah menjajah Vietnam selama ribuan tahun. Hal ini terlihat dari penggunaan aksara Cina dalam bahasa Vietnam kuno, penerapan sistem pemerintahan konfusianisme, dan adopsi beberapa festival dan ritual Cina seperti Tahun Baru Imlek dan Qingming.

Namun, Vietnam juga memiliki budaya dan tradisi yang unik dan khas. Salah satu contohnya adalah pakaian tradisional Vietnam yang disebut Ao Dai. Ao Dai adalah baju panjang yang ketat di bagian atas dan lebar di bagian bawah yang dipadukan dengan celana panjang. Ao Dai biasanya dikenakan oleh wanita dalam berbagai acara formal atau upacara adat.

Vietnam juga terkenal dengan masakan yang lezat dan sehat. Makanan pokok di Vietnam adalah nasi putih yang disajikan dengan berbagai lauk pauk seperti daging ayam, sapi, babi, ikan, udang, atau cumi-cumi. Selain itu, ada juga makanan khas Vietnam seperti pho (sup mie daging), banh mi (roti isi daging), goi cuon (lumpia segar), cha ca (ikan goreng bumbu kunyit), dan ca phe sua da (kopi susu es).

Selain makanan, Vietnam juga memiliki banyak minuman tradisional yang menyegarkan. Beberapa contohnya adalah nuoc mia (jus tebu), nuoc dua (air kelapa muda), nuoc sam (teh herbal), tra da (teh es), va sinh to (smoothie buah).

Kesimpulan

Vietnam adalah negara yang memiliki keadaan sosial budaya yang kaya dan menarik. Negara ini memiliki keragaman etnis dan agama yang hidup harmonis dalam masyarakatnya. Negara ini juga memiliki budaya dan tradisi yang unik dan khas yang mencerminkan identitas bangsanya. Vietnam adalah negara yang layak untuk dikunjungi dan dipelajari lebih lanjut.