Contoh perilaku pelajar yang mencerminkan upaya mencegah ancaman dari dalam

Contoh perilaku pelajar yang mencerminkan upaya mencegah ancaman dari dalam

Anak muda adalah generasi penerus bangsa yang memiliki peran penting dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan negara. Namun, di era globalisasi ini, anak muda juga menghadapi berbagai ancaman dari dalam yang dapat mengganggu identitas, moral, dan kesejahteraan mereka. Ancaman dari dalam adalah segala hal yang berasal dari diri sendiri atau lingkungan sekitar yang dapat merusak nilai-nilai luhur bangsa, seperti narkoba, radikalisme, korupsi, pornografi, bullying, dan sebagainya.

Untuk mencegah ancaman dari dalam, pelajar perlu menunjukkan perilaku yang mencerminkan sikap nasionalis, religius, dan berintegritas. Berikut adalah beberapa contoh perilaku pelajar yang mencerminkan upaya mencegah ancaman dari dalam:

  • Menjauhi narkoba dan zat adiktif lainnya. Narkoba adalah salah satu ancaman terbesar bagi anak muda karena dapat merusak kesehatan fisik dan mental, serta menghambat prestasi belajar. Pelajar yang menjauhi narkoba menunjukkan bahwa mereka peduli dengan diri sendiri dan masa depan mereka.
  • Menolak radikalisme dan intoleransi. Radikalisme adalah paham yang mengajarkan kekerasan dan permusuhan terhadap kelompok lain yang berbeda agama, suku, ras, atau pandangan politik. Intoleransi adalah sikap tidak menghormati perbedaan dan keberagaman. Pelajar yang menolak radikalisme dan intoleransi menunjukkan bahwa mereka menghargai persatuan dan kesatuan bangsa, serta mengedepankan toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
  • Menjaga kejujuran dan keterbukaan. Korupsi adalah tindakan yang melanggar hukum dengan cara menyalahgunakan wewenang atau jabatan untuk memperoleh keuntungan pribadi atau kelompok. Korupsi dapat merugikan negara dan rakyat. Pelajar yang menjaga kejujuran dan keterbukaan menunjukkan bahwa mereka memiliki integritas dan tanggung jawab sebagai warga negara yang baik.
  • Menjauhi pornografi dan pergaulan bebas. Pornografi adalah segala bentuk gambar, tulisan, suara, atau gerak yang bersifat cabul atau menggambarkan aktivitas seksual secara eksplisit. Pergaulan bebas adalah hubungan seksual di luar nikah atau tanpa ikatan pernikahan yang sah. Pornografi dan pergaulan bebas dapat merusak moral dan akhlak, serta meningkatkan risiko penyakit menular seksual. Pelajar yang menjauhi pornografi dan pergaulan bebas menunjukkan bahwa mereka menghormati diri sendiri dan pasangan mereka, serta menjalankan ajaran agama mereka.
  • Menangkal bullying dan kekerasan. Bullying adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk menyakiti, menakut-nakuti, atau mempermalukan orang lain secara fisik atau psikis. Kekerasan adalah tindakan yang melukai atau merugikan orang lain dengan cara menggunakan kekuatan fisik atau senjata. Bullying dan kekerasan dapat menimbulkan trauma, stres, depresi, atau bahkan bunuh diri pada korban. Pelajar yang menangkal bullying dan kekerasan menunjukkan bahwa mereka memiliki empati dan rasa kemanusiaan, serta menghargai hak asasi manusia.

Demikian beberapa contoh perilaku pelajar yang mencerminkan upaya mencegah ancaman dari dalam. Dengan perilaku tersebut, pelajar dapat menjadi agen perubahan positif bagi diri sendiri, lingkungan sekitar, dan bangsa Indonesia.