Jelaskan megenai tantangan wawasan Nusantara dan ketahanan nasional di era globalisasi, sertakan contohnya

Wawasan Nusantara adalah konsep geopolitik yang menganggap Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah yang terdiri dari berbagai pulau, laut, udara, dan ruang angkasa. Konsep ini bertujuan untuk menjaga kedaulatan, keutuhan, dan kesejahteraan bangsa Indonesia di tengah tantangan global. Namun, di era globalisasi, wawasan Nusantara menghadapi beberapa tantangan yang dapat mengancam ketahanan nasional Indonesia. Beberapa tantangan tersebut antara lain:

  • Konflik antar-etnis, agama, dan daerah yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Contohnya adalah konflik di Papua, Poso, Maluku, dan Aceh yang berakar dari perbedaan identitas, aspirasi, dan kepentingan.
  • Klaim wilayah oleh negara-negara tetangga yang dapat mengurangi kedaulatan Indonesia atas wilayahnya. Contohnya adalah klaim Tiongkok atas Laut Cina Selatan, Malaysia atas Ambalat dan Sipadan-Ligitan, Singapura atas Batam dan Bintan, dan Timor Leste atas Oecusse.
  • Ancaman terorisme dan radikalisme yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban nasional. Contohnya adalah aksi teror bom di Bali, Jakarta, Surabaya, dan Makassar yang dilakukan oleh kelompok radikal seperti Jemaah Islamiyah, Jamaah Ansharut Daulah, dan Mujahidin Indonesia Timur.
  • Perubahan iklim dan bencana alam yang dapat merusak lingkungan dan sumber daya alam nasional. Contohnya adalah banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, gempa bumi, tsunami, dan erupsi gunung berapi yang sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia.
  • Persaingan ekonomi dan teknologi dengan negara-negara maju dan berkembang yang dapat menghambat pertumbuhan dan kemandirian nasional. Contohnya adalah ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku, modal, dan teknologi dari negara-negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Uni Eropa, dan Tiongkok.

Untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut, Indonesia perlu memperkuat ketahanan nasionalnya dengan cara:

  • Meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme di kalangan masyarakat dengan mengedepankan semangat Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila sebagai dasar negara.
  • Menjaga kedaulatan wilayah dengan meningkatkan kemampuan pertahanan dan keamanan nasional melalui modernisasi alutsista, peningkatan kerjasama regional dan internasional, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran wilayah.
  • Mencegah dan memberantas terorisme dan radikalisme dengan meningkatkan koordinasi antar-instansi penegak hukum, memberdayakan peran masyarakat sipil dan tokoh agama, serta melakukan deradikalisasi terhadap mantan teroris.
  • Mengurangi dampak perubahan iklim dan bencana alam dengan meningkatkan kapasitas adaptasi dan mitigasi masyarakat, mengembangkan teknologi ramah lingkungan, serta melakukan rehabilitasi dan konservasi lingkungan.
  • Meningkatkan daya saing ekonomi dan teknologi dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengembangkan industri strategis nasional, serta melakukan inovasi dan diversifikasi produk.

Demikianlah penjelasan tentang tantangan wawasan Nusantara dan ketahanan nasional di era globalisasi beserta contohnya. Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.