Tuliskan pengaruh gender pada zaman pra tradisional dengan zaman modern

Gender adalah salah satu aspek yang mempengaruhi kehidupan manusia sejak zaman pra tradisional hingga zaman modern. Gender adalah konstruksi sosial yang menentukan peran, hak, dan kewajiban laki-laki dan perempuan dalam masyarakat. Dalam tulisan ini, saya akan membahas bagaimana gender mempengaruhi berbagai bidang kehidupan manusia, seperti ekonomi, politik, pendidikan, kesehatan, dan budaya.

Pada Zaman Pra Tradisional

Pada zaman pra tradisional, gender biasanya ditentukan oleh faktor biologis dan alamiah. Laki-laki dianggap lebih kuat, tangguh, dan berani daripada perempuan, sehingga mereka mendominasi bidang-bidang yang membutuhkan kekuatan fisik, seperti berburu, berperang, dan bertani.

Perempuan dianggap lebih lemah, lembut, dan penyayang daripada laki-laki, sehingga mereka mengurus bidang-bidang yang berkaitan dengan kehidupan domestik, seperti memasak, menjahit, dan mengasuh anak. Perbedaan gender ini menciptakan ketimpangan dalam hal akses dan kontrol terhadap sumber daya, kekuasaan, dan pengambilan keputusan.

Pada Zaman Modern

Pada zaman modern, gender mulai dipengaruhi oleh faktor sosial dan kultural. Laki-laki dan perempuan memiliki kesempatan yang lebih sama untuk mengembangkan potensi dan minat mereka dalam berbagai bidang kehidupan. Hal ini terjadi karena adanya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, hukum, dan kesadaran hak asasi manusia yang mendukung kesetaraan gender.

Laki-laki dan perempuan dapat bekerja di bidang apapun yang mereka inginkan, tanpa dibatasi oleh stereotip gender. Perempuan dapat menjadi pemimpin, dokter, insinyur, atau tentara, sementara laki-laki dapat menjadi guru, perawat, desainer, atau penulis. Perbedaan gender ini menciptakan keragaman dalam hal kontribusi dan partisipasi dalam pembangunan.

Meskipun demikian, gender masih menjadi isu yang relevan dan penting untuk dibahas di zaman modern. Masih ada tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh laki-laki dan perempuan dalam mewujudkan kesetaraan gender. Beberapa contohnya adalah diskriminasi, kekerasan, kemiskinan, kesehatan reproduksi, pendidikan berkualitas, dan partisipasi politik. Oleh karena itu, perlu adanya upaya bersama dari semua pihak untuk menghapus segala bentuk ketidakadilan dan ketidaksetaraan gender dalam masyarakat.

Kesimpulan

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa gender memiliki pengaruh yang signifikan pada zaman pra tradisional dengan zaman modern. Gender mempengaruhi cara pandang, sikap, perilaku, dan hubungan antara laki-laki dan perempuan dalam masyarakat. Gender juga mempengaruhi peluang dan tantangan yang dihadapi oleh laki-laki dan perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan menghargai perbedaan gender sebagai bagian dari kekayaan manusia.

Mengapa suatu masyarakat bisa kacau jika tidak ada hukum?